Langsung ke konten utama

20. Undang & Hukum Adat Minangkabau: Cupak Nan Duo

Cupak Nan Duo


Dalam konteks Adat Minangkabau, cupak adalah takaran, ukuran, timbangan, atau parameter yang digunakan untuk menyelesaikan semua permasalah yang ada dalam nagari. Pada dasarnya Cupak Adat Minangkabau terdiri dari dua: 1) Cupak Usali, dan 2) Cupak Buatan. Kemudian, Cupak Buatan dikembangkan menjadi dua: 1) Cupak Tiruan, dan 2) Cupak Paiawai.


Cupak Usali adalah takaran, ukuran, timbangan, neraca atau parameter yang merupakan dasar menyelesaikan sengketa antara pihak yang bersengketa yang bersumber kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasullah S.A.W. Umpamanya, seorang hakim dalam menyelesaikan suatu sengketa harus menjatuhkan keputusan yang seadil-adilnya— bakato bana-mahukum adia.


            Cupak Buatan adalah takaran, ukuran atau parameter yang dibuat oleh manusia yang pada awalnya oleh Datuak Katumangguangan dan Datuak Parpatiah Nan Sabatang yang telah disepakati dan ditetapkan pada Bai’ah Marapalam. Artinya, Cupak  Buatan tidak boleh dan tidak pernah bertentangan dengan Cupak Usali. Umpamanya, dalam menyelesaikan suatu sengketa hakim tidak boleh tebang pilih—Tibo di mato indak dipiciangkan - tibo didado indak dibusuangka - tibo diparuik indak dikampihkan.


Cupak Buatan dapat pula dibagi atas dua:
1) Cupak Tiruan, dan
2) Cupak Piawai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29. Tata Upacara Adat Minangkabau: Upacara Batagak Pangulu

UPACARA BATAGAK PANGULU Salah satu upacara atau alek ( ceremony ) adat Minangkabau yang paling sakral yang mendapatkan perhatian dan perlakukan khsus adalah Batagak Pangulu atau ada juga yang menyebutnya Batagak Gala .  Upacara ini merupakan peristiwa pentasbihan dan pengambilan atau pengucapan sumpah serta janji seorang Pangulu pada saat ia diangkat dan dinobatkan sebagai pemimpin kaum yang bergelar Datuak. Upacara adat ini sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana firman Allah mengingatkan: Sesungguhnyan orang-orang yang menukar janji ( nya dengan Allah ) dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit maka mereka itu tidak mendapat bahagian dari ( pahala ) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kahirat dan tidak ( pula ) akan menyucikan mereka. Bagi mereka adalah azab yang pedih (QS:3:77). Pada bagian lain Allah juga mengingatkan: “ Dan janganlah kamu mengikuti orang yang selalu bersumpah, lagi yang hina ” (QS 6...

Lagu Islami di Bulan Ramadhan

Salah satu kebiasaan pada bulan puasa ini ialah bagi sebagian kaum muda muslim mencari lagu-lagu Islami terbaru. Ya.. engku dan encik sekalian, Bulan Ramadhan merupakan kesempatan dan telah menjadi  momen bagi sebagian umat Islam untuk hidup lebih Islami (religius). Walau dicemooh sebagian muslim karena "hanya pada Bulan Ramadhan saja hidup Islami selepas itu kembali berlumur dosa.." Opick http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=X8v4Z7xzIqw Di Indonesia pernah terkenal "Opick" dengan lagu-lagu Islaminya. Beberapa Ramadhan yang lalu, Opick dan lagu-lagunya behasil menjadi kawan setia muslim Indonesia dalam menjalani puasa. Kemudian ada juga Haddad Alwi. Sebelumnya pernah pula terkenal beberapa grup nasyid terutama dari Malaysia sebut saja Raihan dan Saujana serta Snada untuk Indonesia.

Main Gatan

[caption id="attachment_1545" align="alignleft" width="300"] Main Gatan di Kita, Main Bekel di Orang Ilustrasi Gambar: Internet[/caption] Masih ingatkah encik dengan permainan ini? Masih adakah anak gadis kaciak kita di kampung pada masa sekarang memainan ini? Kalau kami tak salah, permainan ini khusus dimainkan oleh anak perempuan. Merupakan suatu permainan yang melatih ketangkasan seorang anak. Sungguhlah kalau dapat dan hendak memahami dengan hati lapang dan bersih. Maka akan kita dapati bahwa segala permainan yang kita mainkan pada masa kanak-kanak sangat berfaedah bagi kehidupan kita setelah dewasa. Permainan ini menggunaan bola dan atak. Bola nya terbuat dari daun bayua   dimana dikulipehi [1] selapis kemudian kulipehi nya tersebutlah yang dililitkan hingga membentuk sebuah bola. Atau dapat juga digunakan kajai [2] yang dililitk hingga membentuk kumpalan serupa bola. Atau anak-anak masa kemudiannya menggunakan bola tenis. Sedangkan atak  disini ...